KNPS Luncurkan Maskot Telur, Simbol Harapan Baru dalam Perjuangan Melawan Stunting

KNPSID – Dalam momentum pelantikan Presiden ke-8 pada Minggu (20/10/2024), Komite Nasional Pencegahan Stunting (KNPS) tidak hanya menyumbangkan 88 kg telur matang sebagai bentuk dukungan, tetapi juga meluncurkan maskot baru berupa telur. Maskot ini menjadi representasi dari harapan dan komitmen KNPS dalam mewujudkan generasi Indonesia yang sehat dan bebas stunting.

“Telur, selain menjadi sumber protein yang sangat baik, juga memiliki makna simbolis yang mendalam,” ujar (David Ketua KNPS). “Telur melambangkan kehidupan baru, pertumbuhan, dan potensi yang tak terbatas. Melalui maskot telur ini, kami ingin mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam memberikan yang terbaik bagi anak-anak kita, generasi penerus bangsa.”

Mengapa Telur dan Ada Maskot Telur?

1. Sumber Protein Utama: Telur mengandung protein berkualitas tinggi yang sangat penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak.
2. Simbol Kehidupan Baru: Telur melambangkan awal mula kehidupan dan potensi yang tak terbatas.
3. Mudah Diingat: Bentuk telur yang sederhana dan unik membuatnya mudah diingat oleh masyarakat.
4. Universal: Telur dikonsumsi oleh berbagai kalangan dan menjadi menjadi makanan pokok di banyak negara.

88 Kg Telur Matang: Lebih dari Sekadar Angka

Angka 88 yang dipilih sebagai jumlah telur matang sebagai simbol dari presiden ke-8 terpilih, Angka 88 mengandung makna yang lebih dalam. Angka 8 dalam budaya Tionghoa melambangkan kemakmuran dan keberuntungan. Dengan demikian, 88 kg telur matang diharapkan dapat membawa keberkahan bagi upaya pencegahan stunting di Indonesia.

Aksi Nyata untuk Indonesia Emas

“Sumbangan 88 kg telur matang dan peluncuran maskot telur ini merupakan langkah nyata KNPS dalam mendukung program pemerintah dalam upaya pencegahan stunting. KNPS mengajak seluruh lapisan masyarakat, baik pemerintah, swasta, maupun masyarakat umum untuk bahu-membahu dalam mewujudkan Indonesia yang bebas stunting.” Ujar (David)

Tekan Stunting, Alfamart Akan Bagikan 100 Ribu Telur ke 650 Anak

Jihaan Khoirunnisaa

Jakarta – Alfamart meluncurkan gerakan ‘Satu Telur Sehari’ dalam rangka membantu menekan prevalensi angka stunting di Indonesia. Kegiatan ini sebagai bagian dari program Alfamart Sahabat Indonesia.
Diketahui peluncuran program ‘Satu Telur Sehari’ Alfamart Sahabat Posyandu dilakukan di Kota Gorontalo, Kamis (12/9).

Adapun gerakan ini menyasar 650 anak yang terindikasi stunting di 12 kota/kabupaten yaitu Kabupaten Bandung, Kotawaringin Timur, Lampung Utara, Gowa, Cirebon, Lebak, Kota Palembang, Magelang, Rembang, Semarang, Gorontalo, dan Tegal.

“Alfamart turut berkontribusi pada upaya pemerintah dalam menurunkan prevalensi stunting anak di Indonesia. Dengan ‘Satu Telur Sehari’ dari program Alfamart Sahabat Posyandu, kita akan mendistribusikan langsung telur tersebut kepada masing-masing penerima manfaat,” ungkap Corporate Affair Director Alfamart, Solihin dalam keterangan tertulis, Selasa (17/9/2024).

Dia menjelaskan selain memberikan nutrisi berupa protein telur kepada anak-anak, Alfamart juga menggencarkan sosialisasi serta pendampingan kepada orang tua di 12 wilayah kabupaten/kota tersebut. Harapannya para orang tua dapat lebih memahami upaya pencegahan dan penanganan anak yang terindikasi stunting.

Solihin mengatakan program Alfamart Sahabat Posyandu hadir untuk memberikan pelayanan terbaik bagi ibu dan anak untuk tumbuh kembangnya. Program posyandu berkelanjutan ini tidak hanya memberikan pelayanan reguler kepada para ibu untuk dapat mengecek tumbuh kembang anak, pemberian imunisasi, dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT), namun akan ada kegiatan edukasi kesehatan kepada ibu hamil serta kegiatan positif lainnya.

“Kami bekerja sama dengan dinas kesehatan setempat seperti Puskesmas dan kader posyandu di masing-masing tempat pelaksanaan, sehingga kegiatan dan pemberian telur ini akan termonitoring setiap periode. Dengan begitu, kita akan bisa memonitor dan mengevaluasi penurunan angka stunting di setiap daerah tersebut,” tambah Solihin.

Sementara itu, PJ Gubernur Gorontalo Mohammad Rudy Salahuddin, yang diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Gorontalo Handoyo Sugiharto menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Alfamart dalam membantu menurunkan kasus stunting.

“Kami tentu menyambut positif kerja sama yang baik dengan Alfamart untuk membantu menurunkan angka prevalensi stunting anak di Provinsi Gorontalo, khususnya Kota Gorontalo. Kami berharap akan semakin banyak pelaku usaha yang ada di Gorontalo mengikuti jejak Alfamart yang berkontribusi positif diberbagai sektor, salah satunya di bidang kesehatan,” ujarnya.

 

Kami KNPS Indonesia turut ikut apresiasi gerakan Alfamart & PJ Gubernur Gorontalo untuk mencegah dan menekan angka stunting supaya berkurang.

Baca artikel detiknews, “Tekan Stunting, Alfamart Akan Bagikan 100 Ribu Telur ke 650 Anak” selengkapnya https://news.detik.com/berita/d-7543689/tekan-stunting-alfamart-akan-bagikan-100-ribu-telur-ke-650-anak.

Download Apps Detikcom Sekarang https://apps.detik.com/detik/